Hestegblog

Temukan Tips Kesehatan, Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Sehat

Wednesday, August 3, 2016

12 Tahun Pasca Tsunami, Aceh Semakin Ramai Kedatangan Wisatawan

Desember 2016 bakal menjadi peringatan sebuah tragedi yang memilukan dimana tsunami menerjang Aceh pada tahun 2004 Islam,

Pahitnya kejadian 2004 Islam tak akan pernah bisa terlupakan bagi sejarah dunia, namun kini 2016 lebih dari satu dekade tragedi tsunami, Aceh menjelma lagi menjadi salah satu destinasi bagi turis lokal mau pun mancanegara.

Bukan hanya karena berlabel kota serambi Mekah, namun kali ini Aceh menjadi bukti sejarah nyata ratusan ribu nyawa terkorban akibat bencana alam tsunami.

Selain melihat kota yang menjadi sejarah dahsyat nya alam tersebut, kini turis turis juga tak boleh ketinggalan Solong Coffee, kafe yang dikelola keluarga di Ulee Kareng, yang dikemas dengan penduduk setempat yang menikmati mereka sehari-hari secangkir teh.

Beroperasi sejak tahun 1973, kedai kopi memancarkan suasana kopitiam. Seperti yang kita kagumi , semua staff di sini juga sibuk seperti kedai kopi Melayu klasik, selain itu juga kedai kopi ini menyediakan berbagai jenis kopi robusta lain nya.

Saya juga punya Kopi Sanger yaitu kopi dengan susu, disajikan panas atau dingin. Kopi disaring melalui saringan kain diangkat tinggi di atas cangkir, seperti hal itu dilakukan selama era Kesultanan Aceh pada abad ke-17.

rantai makanan cepat saji yang banyak sekali di pusat kota tapi mendominasi makanan tradisional Aceh, apakah itu dijual di gerobak atau di restoran..

Eitz, yang unik nya adalah, Makanan di sini sangat dipengaruhi oleh berbagai budaya seperti Arab, India, Siam, Belanda dan Spanyol.
Hmm,, sekali kali tukar selera timur tengah juga boleh kok.

Yang selalu di cari adalah menu spesial Ayam tangkap, resipi ini banyak tersedia di berbagai restoran keluarga di Banda Aceh. Dimana Potongan ayam yang digoreng, kemudian ditempatkan di piring yang penuh pandan dan daun kari goreng, cabai hijau dan bawang merah. Seolah-olah Anda perlu untuk "menangkap" ayam tersembunyi di bawah tumpukan daun.

Hidangan penting lain adalah Kari Bebek,

Fancy semangkuk mie? Coba Mie Aceh,
Yaitu mi kuning basah dengan saus sarat dengan rempah-rempah, yang mencerminkan pengaruh Cina dan India dal sebuah piring.

Hehe..
Kalau mie Aceh sih banyak di daerah saya


Kunjungan ke Banda Aceh tak akan lengkap tanpa mengunjungi banyak sejarah terkait tsunami seperti kuburan massal, situs rusak oleh tragedi yang  baru dibangun lagi dan monumen lain yanh juga sebagai simbol terima kasih untuk negara-negara yang memberikan kontribusi bantuan selama tahap pemulihan.

Tempat paling terkenal adalah perahu atap di Lampulo dan kapal pembangkit listrik, PLTD Apung 1 yang ditarik 3km pedalaman oleh gelombang, serta Museum Tsunami aceh yang baru saja dibuka.

So, Mari Traveling ke Aceh ya..
Berada di Aceh mengingatkan kita untuk selalu bersyukur terhadap ujian dari Tuhan yang maha esa

No comments:

Post a Comment